Satu tahun setelah Israel terkejut karena kehilangan penerbang dan jet tempur akibat rudal Suriah dalam perang 1973, David Harari, seorang insinyur listrik, berhasil memelopori program unmanned aerial vehicle(pesawat tanpa awak/UAV) di Industri Penerbangan Israel. Ia mengusulkan keberadaan pesawat tanpa awak sebagai pemantau keamanan. Beberapa tahun kemudian, Harari dan timnya menggulirkan Scout, UAV dengan bobot 200 kilogram yang bisa menjelajah sampai 3.000 meter. Pesawat tanpa awak tersebut meluncurkan operasi perdananya dalam Perang Lebanon 1982.












